SEJARAH SD MUTU

  • Berawal dari kepekaan PCM Cileungsi terhadap dunia pendidikan untuk mencerdaskan anak bangsa, serta motivasinya dalam memberikan kontribusi yang berarti terhadap dunia pendidikan.
  • Pasca didirikannya SMK Muhammadiyah 1 Cileugsi pada tahun 1986. PCM Cileungsi mencoba mendirikan SD Muhammadiyah Cileungsi, yang beralamatkan di PTSC tepatnya di TPA Muhajirin pada tahun 1997,dengan jumlah peseta didik 17 walaupun dengan kondisi gedung yang sangat sederhana dan bukan milik sendiri (masih mengontrak) tetapi semangat juang para pendidik yang hanya 3 orang, itu pun juga sekaligus merangkap sebagai kepala sekolah dan tata usaha, meskipun demikianadanya tidak sedikitpun mengurangi rasa semangat  juang yang membara dalam mencurahkan ilmu  dan potensi yang dimilikinya.

PARA PENDIDIK DIAWAL BERDIRINYA SD MUHAMMADIYAH 1

  1. Zaitun Rahmi Mulyanti, S.Pd staf pengajar yang merangkap sebagai kepala sekolah
  2. Suyanik, Amd
  3. Jihad Ipmwanto, SE guru borongan (maksudnya pelajaran apa saja di borong)
  4. Agung Bairianto Staf pengajar yang merangkap sebagai tata usaha.
  • Staf pengajar yang hanya terdiri 3 orang tersebut, mencurahkan dan membimbing 17 orang murid pertamanya, jumlah murid memang sangat jauh di bandingkan dengan Sekolah Dasar Negeri lainnya, yang sudah mempunyai murid yang cukup banyak. Keraguan dan kebimbangan yang menjadi bahan pertimbangan masyarakat terhadap SD Muhammadiyah ini adalah belum adanya gedung, fasilitas yang kurang memadai dan yang paling penting belum adanya siswa yang di luluskan, orang tua belum yakin sekolah yang baru, mampu meluluskan.
  • Pada tahun ke 2 SD Muhammadiyah 1 Cileungsi membuka pendaftaran baru, Alhasil hanya 6 orang yang masuk SD Muhammadiyah Cileungsi,hal ini semakin membuat kekhawatiran dan keraguan PCM Cileungsi beserta staf pengajar, satu tahun berjalan SD Muhammadiyah hanya memperoleh 6 peserta didik saja, mungkin karena pengaruh gedung yang kurang baik jadi orang tua murid enggan menyekolahkan putra/i –nya di SD muhammadiyah Cileungsi.
  • Meskipun hanya 6 peserta didik saja, hal ini sama sekali tidak mengurangi semangat para pengajar untuk mengabdikan diri di dunia pendidikan. Setelah selesai pembangunan gedung SMK Muhammadiyah 1 walaupun belum 100% muncul Inisiatif PCM Cileungsi dan staf pengajar untuk memindahkan SD Muhammadiyah bergabung dalam satu gedung dengan SMK Muhammadiyah 1 Cileungsi, walaupun gedung yang kurang baik tapi dengan prinsip jelek-jelek milik pribadi.
  • Pada tahun ke-3 SD Muhammadiyah 1 Cileungsi bertambah menjadi 3 kelas, dengan bertambahnya siswa/i bertambah pula staf pengajar SD Muhammadiyah Cileungsi. Pada saat itu Ibu Zaitun Rahmi Mulyanti, S.Pd mengundurkan diri dan digantikan oleh Bu Umi Kulsum, S.Ag sekaligus menjabat sebagai kepala sekolah yang baru. Seiring dengan itu bertambah pula guru baru yaitu Ibu Dini Apriyanti, Amd dan Catur Sri Rahayuningsih yang masih sekolah, pada saat itu sambil menyelesaikan pendidikan S1 nya.